Ni Wayan Tantri

Selamat Datang Jgn Lupa Comment Terimakasih Kunjungannya

Senin, 20 Agustus 2018

Hal Sepele Cewek yang Berbahaya Bagi Kesehatan Kulit

Oleh, Ni wayan tantri.

(Sumber foto:picbear/mentix9)

Medical Check Up  - Cewek mana sih yangnggak mau kulitnya sehat dan terlihat cerah? Meski mungkin kamu bukan tipe yang senang berdandan, namun miliki kulit yang sehat adalah sebuah keseharusan. Karena percayalah, don't judge a book by its cover itu hampir mustahil, girls!

Suka atau tidak, kamu memang harus merawat kulit. Namun sudahkah kamu mengetahui cara yang benar untuk menjaga kelembaban kulitmu? Jangan sampai usai membeli produk kecantikan dengan harga selangit, kulitmu masih saja terlihat kusam. Dilansir dari The List, ini sederet kebiasaan sepele cewek yang bikin kulit rusak!

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Tidur dalam balutan makeup. Membersihkan riasan wajah sebelum tidur adalah sebuah keseharusan. Namun, banyak cewek yang merasa malas cuci muka karena pulang terlalu larut dan badan terasa sangat lelah. Jika kamu adalah tipe yang demikian, selalu ingat bahwamakeup yang tak dibersihkan bisa merusak kulit.

Menggunakan produk skincare dalam jar. Jikaskincare kamu kebanyakan dalam kemasan jar, sebaiknya pikirkan matang-matang. Mengusapkan produk tersebut dengan tangan bisa berbahaya untuk kulit. Karena kulit telapak tanganmu bisa saja kotor dan menyentuhskincare yang ada di jar akan membuat bakteri tertanam di sana.

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Bergadang. Jangan pernah berpikir kalau tidur terlambat takkan berpengaruh pada kulit. Kamu salah besar, girls! Alasan kenapa kulitmu terlihat lusuh dan lelah adalah karena kurang tidur. Hal tersebut disebabkan oleh kulit yang tak punya waktu yang cukup dalam memperbaiki sel-selnya.

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: radianceskintherapy.com)

Memecahkan jerawat. Mungkin kamu sudah nggak tahan melihat jerawat yang ada di pipi atau hidung kamu. Namun, jangan sampai terbawa oleh godaan itu, ya. Jika kamu ingin sekali menghilangkan jerawat, coba saja dengan membersihkan muka secara rutin. Kulitmu bisa terlihat kusam dan rusak jika terus memecahkan jerawat.

Baca juga: wanita dan kecantikan itu adalah satu paket yang tak terpisahkan.

Merokok Hingga Cuci Muka Keseringan.

Merokok. Jika kamu ingin memiliki kulit yang cantik, cobalah untuk berhenti merokok. MelansirThe List, tak peduli perawatan apa yang kamu coba, merokok akan membuatnya jadi sia-sia. Perokok sendiri biasa miliki keriput di area bibir pada usia muda.

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Air panas. Setelah hari yang panjang, nggak ada yang lebih menyenangkan dengan mandi air hangat. Apalagi jika kamu punya waktu lebih untuk berendam. Namun, air panas atau air hangat nggak baik untuk kulit karena bisa membuatnya kering.

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: pinterest.com)

Cuci muka terlalu sering. Membasuh muka sebelum tidur adalah langkah terbaik untuk membantu meremajakan kulit. Namun dengan mencucinya berkali-kali malah membuatnya tak lagi cantik. Kandungan yang ada di sabun pembersih muka akan membasah minyak alami sehingga mengganggu pH ideal kulit.

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Menyentuh wajah. Ya, menyentuh wajah terlalu sering memang tidak baik. Setiap kali tanganmu menyentuh pipi, ia akan meninggalkan bakteri. Jika kamu melakukannya terlalu sering, wajahmu malah bisa jerawatan, girls!

(Meski sepele, ini kebiasaan cewek yang bahaya untuk kesehatan kulit. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Minum kopi. Salah satu treatment terbaik untuk kulit adalah tubuh yang terhidrasi dengan cukup. Dengan minum air putih, kulitmu akan terlihat lebih muda dan bersinar. Kopi bisa membuatmu dehidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kamu akan terlihat lebih tua. Jadi, kesalahan mana yang sering kamu lakukan?

Minggu, 19 Agustus 2018

Buah Hatiku Yang Tersayang


By, Bundamu: "tantri.."

"Anakku tercinta..

Jatuh Cinta,
beberapa kali aku rasakan.
Tapi hanya sedikit yang aku akui.

Paling unik saat merasakan cinta buta bulan April tahun lalu.
yang ini bener-bener unik.
Pasalnya aku gak tau seperti apa dia...
Pria atau wanita? hingga dia berusia 5-6 bulan diperutku.

Hingga saat itu... bener-bener buta aku tentangnya.
Yang aku tau, dia ada dalam rahimku. Tumbuh dan berkembang. HIDUP BARU.
ya... dia anakku.

Setiap bulan aku menanti saat kencan dengannya.
Meskipun ga bisa langsung bertatap muka dan itupun hanya 5 menit, dengan bantuan dokter kandungan... aku bisa melihatnya melalui monitor dan dia bisa tau (aku yakin dia tau) kalau aku sedang melihatnya.

Sejak setelah tahun baru Tahun ini, cintaku sudah tak sebuta dan segelap tahun lalu.
Dia hadir kedunia 19 January lalu.
Melihat wajahnya, mendengar suara tangisannya (meskipun dia jarang menangis) membuatku selalu ingat untuk terus bersyukur dan berusaha dalam hidup.

Anakku sayang.
Bunda cinta kamu, nak.

Terima kasih kamu menjadi Anugrah terindah di  tahun tahun ini.

Semoga bunda sehat selalu biar bisa terus menjagamu dan bersamamu.

Cintanya bunda. 😍 😘

*baca juga: tahukah Anda? Bahwa lagu Nina Bobo dapat menyehatkan bayi? Penasaran? Klik disini untuk memnaca.

Lagu Nina Bobo Mampu Menyehatkan Bayi

Nina Bobo oh Nina Bobo..

Oleh, Ni wayan tantri.

Medical Check Up  -  LAGU Nina Bobo bukan sekadar pengantar tidur. Bagi bayi, terutama yang lahir prematur, lagu itu baik untuk kesehatannya. Terutama untuk fungsi dan denyut jantung serta kestabilan fungsi pernapasan.

Temuan itu diperoleh tim peneliti Presbyterian Phyllis and David Komansky Centre for Children’s Health. Disebutkan, bayi yang mendapat lagu pengantar tidur, kualitas hidupnya akan meningkat. Termasuk peningkatan berat badan secara berkala, karena lagu ini memberi efek positif terhadap kegiatan menyusui.

Peneliti di Florida State University sebelumnya juga telah meneliti hal yang sama. Mereka mengatakan, bayi prematur yang menerima terapi musik ini memiliki peluang untuk keluar dari ruang perawatan rumah sakit lebih cepat. Tak hanya itu, penelitian di Beth Israel Medical Centre, Amerika Serikat juga mengungkapkan terapi tersebut dapat menjalin ikatan yang lebih kuat antara anak dan orangtuanya.

Bagaimana para Bunda mulai sekarang bisikkanlah lagu Nina Bobo/putar lagu itu dengan suara halus/sedikit kecilkan voluke saat menyusui si buah hati :)

-Semoga bermanfaat...

Jumat, 17 Agustus 2018

Persiapan Upacara HUT RI ke 73 di Ibukota Amerika


Suasana di Washington. 🗽

By, Ni wayan tantri  - Merdeka!

Dirgahayu Indonesia, negaraku yang tercinta.

Hari ini, tepat 73 tahun memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Itu artinya, sudah 73 tahun pula kita menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari belenggu penjajah.

Atmosfir kemerdekaan selalu membawa euforia tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Selain upacara bendera, biasanya masyarakat juga turut merayakan hari ini dengan beragam lomba khas 17an.

Ternyata euforia perayaan hari kemerdekaan ini tak hanya terasa di Indonesia saja.

Warga negara Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di Amerika Serikat juga tak mau ketinggalan momentum bersejarah ini.

Bukan sekadar upacara bendera biasa, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC, Amerika Serikat, bahkan juga mempersiapkan pasukan pengibar bendera layaknya di Istana Negara.

Seperti yang dibagikan oleh akun Instagram resmi KBRI Washington DC, @kbriwashdc, pihaknya telah mempersiapkan momen ini selama sebulan terakhir.

Dalam rangkaian postingan foto dan video tersebut, akun @kbriwashdc setidaknya sudah mempersiapkan 17 pemuda dan pemudi untuk menjadi pasukan pengibar bendera.

Mereka dilatih hampir setiap hari selama berjam-jam.

"Selama sebulan kemarin, warga-warga Indonesia berikut sudah berlatih selama hampir setiap hari dan dalam waktu berjam-jam,"

Pelatihannya pun melibatkan Tentara Nasional Indonesia yang bertugas di sana.

Upacara peringatan kemerdekaan Indonesia di KBRI Washington DC akan dilaksanakan pada hari ini 17 Agustus 2018 pukul 9.30 pagi waktu setempat.

Adapun rangkaian upacara penurunan bendera juga akan dilakukan pada pukul 6.00 sore waktu setempat.

Upacara ini nantinya akan dilaksanakan di Wisma Indonesia yang beralamat di 2700 Tilden Street NW, Washington, D.C. 20008.

Tamu undangan yang hadir pun wajib mengenakan dresscode berupa pakaian nasional maupun batik.

Walaupun berada di Amerika Serikat mereka tetap semangat memperingati hari kemerdekaan!

Merdekaaaaaaa.......! 😘 😍




Pentingnya Kesehatan

Oleh, Ni wayan tantri 

Menjaga Kesehatan.

Medical Check Up -  Pentingnya menjaga kesehatan dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yang berbeda. Ketika berbicara tentang kesehatan, tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga menjaga kesehatan mental dan pikiran. Kesehatan dapat digambarkan dengan kondisi fisik serta fungsi pikiran yang dapat bekerja dengan baik. Penyebab utama kondisi kesehatan yang buruk adalah penyakit, kurang istirahat, pola makan yang buruk , kurang menjaga kebersihan dan lain – lain.

Banyak sekali manfaat dari hidup sehat. Tubuh akan lebih kebal terhadap serangan penyakit dan lebih mudah dalam menjalani aktivitas. Dengan kondisi kesehatan yang baik, pekerjaan – pekerjaan yang dilakukan pun akan menjadi lebih maksimal dan memberi hasil yang lebih baik. Hidup sehat juga membuat hidup menjadi  lebih bahagia.

Kesehatan mental dan kesehatan fisik merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Apabila seseorang buruk kesehatan mentalnya, maka kondisi fisiknya akan menurun dan mudah terserang penyakit. Sebaliknya, apabila seseorang buruk kesehatan fisiknya, maka pikirannya mudah mengalami down. Kesehatan fisik juga terwujud dari sehatnya pikiran.Terdapat beberapa penyakit fisik yang dapat disembuhkan dengan pikiran yang jernih dan sehat.


Sebagai Mahasiswa tentunya sangat penting untuk menjaga kesehatan, baik di lingkungan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal. Dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengatur pola makan serta istirahat yang cukup. Ini akan menjadikan pikiran menjadi lebih sehat serta menghindari penyakit – penyakit yang berbahaya. Ketika tubuh dan pikiran bebas dari tekanan, Mahasiswa akan lebih siap dalam melakukan pekerjaan serta kegiatan dengan sikap positif. Dengan kondisi yang baik, kehidupan sehari – hari akan menjadi lebih tenang dan produktivitas akan lebih meningkat.

Inilah mengapa kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu, baik itu muda atau tua. Kesehatan memiliki dampak besar terhadap kinerja serta sikap dalam menjalani kehidupan. Untuk hidup sehat, sikap disiplin merupakan suatu keharusan. Dengan makan makanan yang bergizi, rajin berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan lingkungan. Jauhi kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan minum minuman yang dapat merusak tubuh. Serta hindari pikiran – pikiran yang dapat menyebabkan stress dan tekanan mental yang berkelanjutan. Hidup sehat merupakan anugerah yang berharga dari Tuhan Yang Maha Esa. Tidak semua orang bangun di pagi hari dengan keadaan sehat. Oleh karena itu apabila diberi kesehatan tentunya harus disikapi dengan rasa syukur dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat.


Kamis, 16 Agustus 2018

Surat Dari Seorang Ibu Untuk Anaknya

Sumpah tantri nangis membacanya 😭😭

~ Bersyukurlah bagi kalian yang masih memiliki kedua orang tua.

Catatan ini tantri copy dari teman semoga catatan ini  bisa bikin kalian makin sayang sama orangtua, tolong dibaca sampai habis,. setelah itu minta maaf pada orangtua kalian..

Anakku,
Bagaimana kabarmu, apakah kamu baik-baik saja? Di rumah, ibumu juga sehat. Sekarang ini aku sedang memandangi cermin dan fotomu. Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa aku sudah mulai tua. Kerut merut di wajahku sudah semakin banyak dan aku tidak cekatan lagi seperti dulu. Aku sering iri padamu yang selalu ceria, riang, aktif dan penuh dinamika. Akupun pernah mengalami seperti itu dulu.

Anakku,
ketika menikah dengan ayahmu, aku tidak pernah membayangkan akan mempunyai anak seperti kamu. Sungguh, aku bangga padamu. Setelah engkau besar kini, aku baru sadar betapa kecilnya aku ini, betapa tidak berartinya aku. Engkau lahir dan tumbuh semata-mata karena mukjizat dan rahmat Tuhan belaka.

Tak kuingkari memang akulah yang mengandungmu selama sembilan bulan. Saat itu aku selalu gelisah menanti kelahiranmu. Aku selalu menjaga diriku agar bayi di perutku, yaitu kamu, sehat. Dengan susah payah dan sakit kulahirkan engkau. Aku termasuk beruntung karena tidak harus meninggal untuk melahirkanmu. Aku sampai menitikkan air mata bahagia saat mendengar tangis pertamamu yang lucu.

Engkau ini darah dan dagingku sendiri; engkau tumbuh dari bagian tubuhku namun engkau lahir keluar sebagai manusia yang baru sama sekali. Dalam beberapa hal kamu memang mirip aku tetapi selebihnya engkau sungguh baru.
Sejak kecil kurawat engkau dengan sangat hati-hati dan penuh kasih; engkau lebih kuperhatikan dari pada apapun yang pernah kumiliki. Kusuapi dan kususui engkau dengan air yang mengalir dari dadaku sendiri. Bila engkau menangis kugendong dan kuhibur. Kuberi engkau pakaian dan sepatu dan topi yang cocok untukmu. Tak lupa kubelikan juga mainan yang kau gemari; mobil-mobilan atau boneka-boneka yang lucu. Engkau masih ingat masa kecilmu, kan?
Setiap pagi dan sore kumandikan engkau. Bila kau ngompol atau e’ek di celana atau di popok, dengan sabar kubersihkan dan kuganti dengan yang baru.

Paling sedihlah aku, bila kamu sakit. Memang engkau waktu itu hanya makhluk kecil yang tidak berdaya, yang bisa saja kubuang ke kotak sampah atau ke selokan kalau aku mau. Tapi aku cinta padamu, engkau bagian dari hidupku sendiri. Maka kurawat engkau sungguh-sungguh, kubawa engkau ke dokter, kuusahakan agar kau mendapat vaksinasi dan makanan bergizi.

Anakku,
pada waktu masih kecil dulu, kamu sering rewel, ngambeg bila tidak diberi uang jajan, atau sulit bila disuruh mandi. Kau ingat betapa manjanya kamu. Setiap kali kau lari ke pangkuanku bila engkau bertengkar dengan kakakmu, bila dimarahi ayah, atau bila dinakali teman-temanmu. Aku menjadi saksi untuk masa kecilmu yang manja, sehingga aku tak sempat lagi mengurus diri atau pergi sesuka hati.

Kini engkau sudah dewasa,
aku bangga padamu, engkau harapanku. Namun aku sering sedih melihat kelakuanmu; kala engkau bermalas-malasan untuk bangun, kala bermain seharian tak tahu waktu. Hampir-hampir aku menangis bila kuingat betapa sulitnya menyuruhmu belajar, mengerjakan PR, atau mengingatkanmu untuk tidak membolos. Sepertinya kau tidak tahu bahwa ini semua demi kamu sendiri. Sungguh aku tidak bermaksud mau menyengsarakanmu dengan aturan-aturanku. Aku ingin engkau bahagia, bisa hidup pantas di tengah-tengah dunia yang penuh dengan persaingan ini. Kamu harus pandai supaya tidak mati tertelan jamanmu nanti.

Anakku,
betapa sedihnya aku, ketika aku kau tuduh orang tua kolot, orang tua yang tidak mengikuti jaman, atau orang tua kampungan. Aku ingin dipahami bahwa kalau kusuruh kau bergaul tidak sembarangan, berpakaian yang pantas dan mau menghargai orang lain, adalah sungguh-sungguh supaya kamu menjadi manusia yang bermoral, bukan begajulan yang menghancurkan hidupnya dengan mau hidup sebebas-bebasnya.
Kau lihat betapa banyak teman sebayamu yang sudah harus berhenti sekolah untuk mengasuh anak, betapa banyak teman seusiamu jatuh pada obat bius dan pornografi. Anakku, aku tahu engkaupun tidak ingin menjadi seperti itu.
Sungguh kalau aku keras dalam hal ini karena aku tahu betapa halusnya bujukan setan dan betapa beratnya hidup yang tidak tegas terhadap yang jahat. Aku ingin kau pun memahami itu. Hatiku akan hancur bila sikapmu selalu melawan aku, bila kau selalu menganggap dirimu benar sendiri.

Setiap malam aku berdoa untukmu, tak sekejap pun engkau hilang dari hidupku. Bila aku sedang memasak di dapur, yang kubayangkan adalah kepuasan makanmu dan juga kesehatan tubuhmu. Bila aku ikut membantu bekerja, yang kuinginkan engkau tidak terhambat karena biaya. Bila kubenahi kamarmu yang selalu berantakan yang kuinginkan agar kau krasan di rumah. Bila kubelikan kau baju-baju yang modis, aku ingin kau tidak malu pada teman-temanmu. Dan bila aku merawat kesehatan tubuhku sendiri, aku hanya ingin agar aku dapat lebih lama lagi mendampingi dan menyerahkan hidup kepadamu.

Sekarang ini kamu sudah dewasa, banyak hal sudah dapat kau lakukan sendiri. Lambat laun akan terasa bahwa hidupmu memang menjadi tanggung jawabmu sendiri; tidak ada seorangpun yang dapat menggantikannya termasuk ibumu ini. Mohon jangan kecewakan aku dengan sikap keras kepalamu yang kekanak-kanakkan itu. Aku tidak cemburu kalau kamu sekarang sudah melebihi aku dalam segalanya. Aku malah bangga karena Tuhan sudah berkenan membiarkan aku ikut menyaksikan pembentukkan hidupmu. Seperti sebatang lilin, hidupku sudah meleleh habis… dan sebentar lagi pasti akan padam… untuk menerangi hidupmu, anakku. Kini engkau sendiri sudah mulai menyala, lebih terang dari yang kupunya.

Anakku,
kalau engkau memang sulit menerima aku yang sering rewel, kolot atau lamban ini, aku mohon paling tidak kamu mau menghormati ayahmu. Sepanjang hari setiap hari selama bertahun-tahun dia bekerja keras untukmu, hingga tubuhnya lemah, hingga kulitnya kerut merut tertimpa banyak penderitaan. Cintanya padamu membuatnya tidak malu untuk bekerja di tempat-tempat yang kotor, membuatnya tahan duduk berjam-jam menangani tugas-tugas yang membosankan, dan membuatnya setia menjagai kita semua.

Dia juga hanya ingin agar kita ini berbahagia. Anakku, jangan sia-siakan cintanya. Jarang sekali dia mengeluh kala menghadapi beratnya beban kehidupan, tugas-tugas berat dan tuntutan anak-anaknya. Di hadapan kita, dia selalu tersenyum dan tertawa gembira. Kadang-kadang aku merasa kasihan kepadanya kalau dia tidak bisa pulang seharian, kalau tubuhnya yang sudah kecapaian itu harus dipaksa untuk bekerja lagi. Saya sendiri sering merasa bersalah karena rasanya hanya memperlakukan ayah seperti kuda beban atau sapi perahan. Kita bisa beli ini itu, bisa pergi ke sana kemari atau bermain-main dengan santai di rumah, sementara itu dia hanya puas dengan secangkir kopi dan baju yang itu itu saja, dia juga tidak mempunyai banyak waktu untuk bersantai-santai seperti kita. Sungguh anakku, aku mohon hormatilah ayahmu.

Akhirnya,
sebagai orang tuamu aku minta maaf kalau selama ini aku kadang-kadang egois, menuntut terlalu berlebihan, kolot dan keras terhadapmu. Maafkan aku bila aku kurang mengerti kebutuhan-kebutuhan dan dunia mudamu. Kadang aku masih menganggapmu seperti anak-anak yang harus kuatur segalanya agar tidak keliru. Maafkan aku anakku, yang membuat banyak kesalahan atau malah menyengsarakanmu, yang tidak dapat mencintai dengan cara yang cocok dengan keinginanmu. Kata maaf darimu adalah hadiah yang paling kutunggu.

Anakku,
aku sudah kangen kamu. Ingin rasanya kubisikkan aku sayang kamu. Hanya peluk ciumku untukmu.
31 Januari 1992, pekalongan
ibumu

  (Renungan oleh: Ni wayan tantri / copast)

IBU.., pendek katanya, tapi luas maknanya, ibu merupakan manusia yang harus paling kita hormati, karena ibulah kita dapat merasakan manisnya kasih sayang, karena itu hormati ibumu dengan segenap jiwa dan raga mu. 

 She's my mom

Selama ini kita sering lupa bahwa pengorbanan ayah juga begitu besar untuk keluarganya, agar tercukupi segala kebutuhan keluarganya ia rela bekerja keras bertahun2 untuk kita..

 i love u too "Bapak"

Penulisan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2018 yang Benar, Bukan HUT RI ke 73


SEDIKIT KATA & PUISI.

By: Tantri -  Hari kemerdekaan RI atau HUT Kemerdekaan RI jatuh pada 17 Agustus 2018. Kemerdekaan Indonesia sudah berlangsung selama 73 tahun.

Berkaitan dengan HUT RI, biasanya orang akan ramai mengunggah kalimat-kalimat kemerdekaan di media sosial. Tulisan ucapan hari kemerdekaan Indonesia (HUT Kemerdekaan RI) itu diunggah di medsos.

Namun apakah kamu tahu apakah ucapan kemerdekaan Indonesia sudah ditulis sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar?

Seperti biasa Badan Bahasa Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan menerbitkan penulisan kemerdekaan Indonesia dengan baik dan benar.

Mengutip dari instagram, saya bagikan bagaimana penulisan kemerdekaan Indonesia sesuai kaidah Bahasa Indonesia dikutip dari akun Instagram@badanbahasakemendikbud.

•  SALAH

Dirgahayu Hut RI Ke 73
Dirgahayu RI Ke 73
Dirgahayu Kemerdekaan Kita Ke-73
Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-73

Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-73

Peringatan Ulang Tahun RI Ke-73
Selamat Hari Ulang Tahun RI Ke-73
Selamat Dirgahayu RI Ke-73
H.U.T.R.I Ke-73

•  BENAR

Dirgahayu Republik Indonesia
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia
Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia
Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia
Peringatan Ulang Tahun Ke-73 Republik Indonesia
Selamat Ulang Tahun Ke-73 Republik Indonesia
Dirgahayu RI

•• sedikit berbagi puisi  :)

#Puisiku untukmu Indonesiaku :

KAMI INGIN MERDEKA

Pagi ini di Indonesia semua berdiri tegak
di hadapan bendera pusaka
Derap langkah menghentak
sigap maju ke depan

moncong senapan mengarah pada sang ancaman
para penjajah yang datang dengan ketamakan
dengan lantang kusuarakan
bahwa aku putera bangsa
rela mati demi merdeka

darah tertumpah di tanah tak mengapa
asalkan lunas terbayar hutang merdeka
yang kau rebut berabad-abad lamanya

kau bangsa asing durjana
beraninya menginjakkan kaki kotormu
di tanah milik bangsa yang besar ini
kau bangsa asing tak beretika
beraninya mengibarkan benderamu
di tanah kami
tanah yang kami junjung kehormatannya
dan kami perjuangkan kedaulatannya

kau bangsa durjana
dengan tegas kami menolakmu
menjajah negeri kami tercinta
sampai mati
kami akan menuntut kemerdekaan kami

sampai mati
kami akan merebut hak kami
sebagai putera bangsa
yang telah kau injak harga dirinya
yang telah kau robek izzahnya

kami takkan tinggal diam
sebagai putera bangsa
sebagai pemuda beragama
camkan itu
wahai penjajah durjana
kami ingin merdeka

KITA INDONESIA

Daku adalah putera bangsa
Dengan suara keras menyalak
Meneriakkan
Merdeka merdeka merdeka
Tak peduli siapa engkau
Jika kau adalah aku
Maka teriakkanlah hal yang sama
Karena aku dan kau adalah Indonesia

Kita adalah Indonesia
Dengan suara menggelegar kita berteriak
Menyalakkan suara lantang
Merdeka merdeka merdeka
Maka marilah berteriak bersama
Karena aku kau dan kalian
Adalah Indonesia

Kita Indonesia
Aku kau dan kalian
Akan meraih peran yang besar
Untuk majunya bangsa ini
Menuju kemerdekaan yang hakiki
Kemerdekaan yang sejati
Kita wajib melakukannya
Karena kita Indonesia

SATU KATA “MERDEKA”

Hingga detik ini ribuan darah telah tertumpah
Hingga detik ini ribuan nyawa telah melayang
Hingga detik ini ribuan belulang telah berserakan
Sebuah harga yang harus dibayar
Demi terwujudnya kemerdekaan bangsa
Semi terwujudnya satu kata
Merdeka

Detik ini bangsa kita telah merdeka
Detik ini Indonesia telah merdeka
Bangsa besar telah lahir
Terwujud dengan semangat para pejuang
Yang terbayarkan dengan tetesan darah dan air mata
Serta jiwa-jiwa yang terkorbankan
Demi satu kata
Merdeka

Tak terhitung jiwa gugur di medan pertempuran
Darah segarmu merasuk ke dalam sela-sela tanah air
Dengan bangga jenazahmu tersenyum
Menyaksikan kemenangan yang tak pernah kau nikmati
Semua demi satu kata
merdeka

SETAJAM SENJATA RUNCING

Diujung senjata runcing
Setajam pedang siap menyayat
Pertaruhan nyawa menentang
Mengoyah jiwa musuh hingga gentar

Pahlawan berjuang hingga raib
Meraih kemenangan untuk kebebasan
Rasa gentar dan takut terlenyapkan
Usaha sampai tumpah darah tiada usai

Kemerdekaan telah membebaskan bekapan
Kini dapat bernapas tanpa sesak
Jasa pahlawan menjadi saksi
Siap siaga hingga merdeka

MERDEKA ATAU MATI

Genangan darah tumpah di atas tanah tak bertuan
Beratus-ratus nyawa melayang
bergelimpangan di atas tanah tak bertuan
sebuah tanah lapang yang dahulu
menjadi medan perang

seorang pejuang berteriak lantang
mengangkat tinggi panji kemenangan
gagah berani memegang senjata
melawan penjajah hina dan nista

dua kata menjadi pilihan
merdeka atau mati
tak ada lain selain itu
kecuali merdeka
atau mati

hujan peluru memberondong tubuh kekarnya
tetap tegak meski tubuh berlubang
tertembak peluru tajam
darah bercucuran membanjiri medan perang

meski namamu tak kami kenal
meski jasadmu tertimbun bersama gundukan tanah
atau ragamu berserakan hancur lebur
terkena ledakan senjata penghancur
namun kau lah pahlawan sejati kami
yang telah mengorbankan jiwa dan ragamu
demi sebuah hak kebebasan
yakni kemerdekaan

sekali lagi lantangkan dua pilihan
merdeka atau mati

UNTAIAN AKSARA MENGEJA MAKNA

Untaian aksara mengeja makna
Detik-detik proklamasi
Menyentak hati mengunggah sanubari
Berdegup kencang jantung di dada ini
Menanti suatu hal yang telah lama ingin diraih

Detik-detik proklamasi
Hentakan langkah tegas menuju kebebasan hakiki
Sang proklamator berdiri tegap
Di hadapan sangsaka merah putih

Lantang menggema mengeja aksara
Sebuah naskah kecil penuh makna kebebasan
Sebuah naskah kecil penuh makna kemanusiaan
Sebuah naskah kecil penuh makna kedaulatan
Untaian aksara berjuta makna
Untaian aksara mengeja makna
proklamasi

PAHLAWAN DI SEBERANG JALAN

Ku tengok dirimu di seberang jalan
Bergelut senjata di medan perang
Tak ada sesal engkau berjuang
Tak kenal lelah meski kau terlihat amat susah
Tak menyerah meski tubuh bersimbah darah

Menyalak tegas menyuarakan kemerdekaan
Menggugah hati rekan seperjuangan
Teriakan lantang membangunkan sang pejuang
Di dalam hatinya penuh amarah penuntutan
Sebuah tuntutan akan hak kebebasan
Satu kata
Merdeka

Ku tengok engkau di seberang jalan
Bergelut dengan debu-debu berterbangan
Yang terhempas oleh hentakan kaki para pejuang
Yang terhempas oleh letupan senjata ledakan

Walah ragamu telah meregang nyawa
Walau kedua kakimu tak lagi mampu menopang tubuhmu
Meski kau kini hanyalah seonggok jasad penuh luka
Yang tergeletak begitu saja
Namun pengorbananmu takkan pernah sia-sia

Rabu, 15 Agustus 2018

Sudah Yakin Kamu Bercita-Cita Untuk Menjadi Dokter?

Baca dulu artikel saya ini..

By, Ni wayan tantri.

Medical Check Up - Dokter adalah sebuah profesi yang dianggap prestige di kalangan masyarakat. Anggapan bahwa dokter adalah kumpulan orang pintar dan kaya itu sudah sangat umum di setiap negara.

Bahkan anak-anak kecil saat ditanya apa cita-citanya, akan menjawab kelak waktu dewasa nanti ingin menjadi seorang dokter.

Dan banyak dari siswa/siswi di berbagai Negara berjuang mati-matian untuk bisa memasuki Fakultas Kedokteran, dan para orangtua pun tak kalah mati-matiannya juga dalam memperjuangkan hal tersebut.

Hmm, sebenarnya apakah benar profesi dokter itu adalah profesi yang menyenangkan sesuai dengan nilai prestige dari segi pandang masyarakat tersebut ya?

1. Menjadi Dokter, Harus Siap Korban Waktu

Dimulai dari saat kuliah, kamu harus siap dengan perkuliahan yang padat, dan panjang ditambah jadwal-jadwal praktikum yang harus kamu ikuti, kemudian mata kuliahnya juga tidak mudah, alias cukup sulit & rumit... 

Setelah kuliah kamu akan dihadapkan pada masa yang disebut Ko.As, dimana kamu harus menjalankannya demi mendapat gelar Dokter setelah berhasil menjadi seorang Sarjana Kedokteran.

Tidak cukup disitu, setelah Ko.As, kamu harus magang di tempat yang cukup terpencil, pelosok, atau minim sarana prasarana umum, demi mendapatkan SIP. Agar Dokter-mu lebih sempurna.

Jadi gelar Dokter itu bukan sebuah gaya-gayaan saja, karena itu berarti kamu harus siap berkorban waktu dan mengabdi sungguh-sungguh pada masyarakat.

2. Menjadi Dokter, Harus Siap Direpoti

Orang sakit di setiap tempat jumlahnya banyak. Dan semua ingin segera sembuh. Salah satu langkah yang akan mereka tempuh adalah mendatangi dokter.

Dan entah kamu membuka praktek sendiri di rumah, atau bekerja di rumah sakit, klinik, puskesmas, dan badan kesehatan lainnya, kamu harus siap menghadapi mereka untuk direpoti.

Penyakit macam-macam dari mereka, keluhan macam-macam dari mereka, dan bahkan kamu harus siap menerima kritikan pedas saat mereka merasa kamu tidak bisa membuat mereka sembuh.

Hahahaa.. Padahal dokter bukan Tuhan kan?



3. Menjadi Dokter, Harus Siap Menomor Duakan Keluarga

Saat tengah asyik bersama keluarga, atau saat ada acara keluarga, saat keluarga meninggal atau sakit sekalipun, kemudian ada panggilan untuk menangani pasien, kamu harus siap.

Ya, itulah dokter. Jangan pernah berpikir saat menjadi dokter kamu akan mendapatkan kesenangan dari profesi cemerlangmu tersebut, karena saat menjadi dokter kamu harus siap berkorban.

Termasuk menomor duakan keluarga saat masyarakat atau pasien membutuhkan pertolonganmu.

4. Menjadi Dokter, Harus Siap Fisik yang Tangguh

Karena dokter adalah ‘pelayan’ di bidang kesehatan, maka bersentuhan dengan berbagai macam penyakit akan menjadi sebuah keniscayaan.

Bagi dokter yang berada di kota, kemungkinan terkena dampak dari penyakit menular mungkin bisa diminimalisir dengansarana prasarana yang menunjang.

Namun bagi para dokter yang bekerja di pedalaman atau pelosok, hal tersebut akan menjadi sebuah tantangan, mengingat sarana prasarana di tempat tersebut yang sangat minim.

Jadi, dengan segala hal yang akan dialami oleh dokter tersebut, apakah kamu sudah benar-benar yakin bahwa kamu siap menjadi seorang Dokter?

Semoga artikel saya ini bisa memotifasi juga dapat memberikan gambaran bagi para pembaca yang bercita-cita menjadi Dokter..(yaa sedikit cerita terkecil dari pengalaman saya)

Terima kasih sudah mampir dan membaca...

Selasa, 14 Agustus 2018

Belajar dari Kasus Dwi Paranang, Waspadai Transaksi Uang di Internet


Penulis : Ni Diah Tantri

Bantu Viralkan  ! - Banyak hal yang bisa dilakukan melalui media sosial di era saat ini. Tak hanya menemukan kawan lama, mengunggah kegiatan sehari-hari, atau sekedar ingin melihat-lihat keadaan saja, kini media sosial pun juga menjadi ajang berbagi informasi seputar kriminal ataupun orang-orang yang membutuhkan bantuan. Seperti akun facebook Dwi Paranang " yang sudah beberapa lama ini konsisten mengajak teman-temannya & followers-nya untuk ikut memberi perhatian pada sesama.

Pemilik akun Youtube " Paranang Jaya " ini terlihat mendatangi orang-orang yang tengah kesusahan di beberapa daerah Indonesia (entah iya entah tidak) alias kurang jelas. Dilihat dari akun fb-nya yang bergabung 2016 yang lalu, pria ini terlihat memberi bantuan pada kaum duhafa. Dalam caption fotonya, dia memberi nomor kontak, kalau-kalau ada yang ingin informasi lebih lanjut, atau juga ikut membantu. Begitu yang dia lakukan secara rutin, sehingga kini banyak sekali donatur yang bergabung denganya.

Tak hanya lewat facebook saja, Dwi Paranang  juga membuka campaign di website kitabisa.com untuk program bantuan yang dijalankannya itu. Sungguh luar biasa, uang-uang itu terkumpul didapat dari sini. Setiap pencairan dana, kitabisa.com secara rutin meminta update penyaluran dari  Dwi Paranang, yang kemudian dilaporkan langsung pada para donatur lewat kolom update di page donasi terkait, yang secara otomatis terkirim ke email seluruh donatur.

Namun sayang, tepat setelah eksistensinya di akun facebook, Dwi Paranang harus menerima hujatan teman-teman fbnya terkait kabar tak sedap bahwa dia menggelapkan uang dari donasi yang terkumpul. Lewat akun facebook miliknya yang baru dibuka setelah ia menonaktifkan fb nya -+ 1minggu, pria ini mengklarifikasi mengenai kabar ini, ia pun menayangkan video siaran langsung untuk permphonan maaf atas kelakuanya tersebut. Memang benar bahwa dia melakukannya & dia berjanji akan mengganti dana donasi yang konon senilai 30 jt (tidak tersalurkan ke tujuan), Pria ini juga berjanji untuk tidak mengulangi hal ini lagi, tapi apa mau dikata, netizen terlanjur geram. (Kepercayaan yang telah dirusak akan sulit untuk dibangun kembali) Bahkan saya melihat dari postingan fb Qyinaya Iftia yang mengklarifikasi atas kasus serupa uang donasi yang telah terkumpul tertulis pada postingannya sejumlah $HK 4000 (Hongkong Dolar) yang telah dikirim ke rekening Dwi Paranang,  Gila! 4000 hongkong dolar cuyy...! Amblas !

Dalam dunia internet, apa saja bisa terjadi. Bahkan hal-hal buruk pun bisa dipicu dari sana. Tindak kriminal juga tak luput terjadi lewat internet. Penipuan memang yang paling marak, dan tentu saja netizen harus benar-benar pandai menilai, mana yang bisa dipercaya dan mana yang mencurigakan. Hal paling mudah, tentu saja kita harus berani bertanya jika memang ada hal-hal yang aneh. Telusuri dulu lebih dalam jika memang terasa meragukan.

Well, jangan mudah terpancing untuk langsung emosi juga jika mendengar kabar-kabar tak sedap seperti kasus Dwi Paranang . Dalam menerima dan membagikan berita, adalah suatu keharusan untuk melakukan riset lebih dalam sebelum ikut menghujat. Pelajaran yang bisa diambil dari kasus ini, pastikan saja untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi lewat internet, entah itu donasi semacam ini, ataupun belanja online.